Hendri Ismail
Hendri Ismail
Seorang Mahasiswa Sastra Indonesia yang Hobi Menulis dan Jalan-Jalan.
Jul 7, 2019 3 min read

Jenis-Jenis Klausa dalam Bahasa Indonesia

Jenis-Jenis Klausa dalam Bahasa Indonesia

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Kamu pastinya pernah mempelajari sebuah materi tentang klausa, bukan? Kali ini, kita akan membahasnya kembali. Terutama jenis-jenis klausa.

Apa itu Klausa?

Klausa adalah gabungan kata yang sekurang-kurangnya terdiri dari Subjek dan predikat (S+P). Terkadang, klausa juga dilengkapi dengan Objek dan Keterangan (O+K). Klausa ini memiliki struktur lebih lengkap dibandingkan dengan frasa namun belum menjadi sebuah kalimat lantaran tidak mempunyai intonasi akhir.

Jenis-jenis klausa

Ada beberapa jenis klausa. Jenis-jenis klausa ini sendiri dibagi menjadi 3 kelompok yaitu berdasarkan struktur, berdasarkan unsur yang menjadi predikat, dan berdasarkan fungsinya. Di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Jenis-jenis klausa berdasarkan struktur

Nah, pengelompokan klausa yang pertama adalah berdasarkan struktur katanya sendiri dan juga kemungkinan klausa tersebut bisa menjadi sebuah kalimat. Jenis-jenis klausa kelompok ini masih dibagi lagi menjadi dua bagian :

a. Klausa Bebas / Klausa Utama/ Induk Kalimat: klausa ini terbentuk dari S + P. Klausa jenis inilah yang berpotensi untuk menjadi sebuah kalimat.

Contoh Klausa bebas adalah sebagai berikut :

Ibu Memasak

Adil Menangis

b. Klausa Terikat / Klausa Bawahan / Anak kalimat : Klausa in tidak berpotensi untuk menjadi kalimat lantaran Klausa jenis ini hanya dapat diidentifikasi dari adanya penggunaan konjungsi di depannya. Contoh Klausa terikat ini adalah :

…supaya adik sembuh.

…ketika kami pergi.

2. Jenis-jenis klausa berdasarkan unsur

Jenis Klausa yang satu ini dibedakan berdasarkan predikatnya. Klausa jenis dibedakan menjadi klausa verbal, klausa nominal, klausa adjektival, klausa adverbal, dan klausa preposisional.

a. Klausa Verbal adalah jenis Klausa yang predikatnya (P) berupa kata kerja (Verb). Klausa ini dibagi lagi menjadi 2 yaitu “di” (dilakukan) dan “me” (melakukan). Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut :

Adik berlari

Nina menyapu

b. Klausa nominal adalah jenis-jenis klausa yang unsur predikatnya mengandung kata yang merupakan frasa nomina atau kata benda. Contohnya adalah sebagai berikut :

Ayahku seorang Petani

Nina adalah siswa SD

c. Klausa Adjectival : Klausa jenis ini memiliki predikat yang berupa kata keterangan.

Contohnya:

Harga baju ini sangat murah. (sangat murah di sini berupa kata keterangan).

d. Klausa Preposisional : merupakan Klausa yang mana predikatnya merupakan suatu frasa preposisional. Predikat yang ada dalam Klausa ini berfungsi sebagai kata depan. Contohnya adalah :

Ibu dan kakak pergi ke pasar

Ayah menuju ke sawah

3. Klausa berdasarkan fungsi

Yang selanjutnya adalah klausa yang dibagi berdasarkan fungsinya. Jenis klausa ini adalah sebagai berikut :

a. Klausa Subjek : merupakan Klausa yang berkedudukan sebagai sebuah frasa nominal. Umumnya, kedudukan Subjek mendahului predikat (S+P). contohnya :

Ayah membaca (Ayah : Subjek, Membaca : predikat)

b. Klausa Objek : merupakan frasa yang memuat dua hal yaitu objek tak langsung / tak langsung dan verba. Contoh :

Ika sedang membuat kue dadar ( membuat merupakan kata kerja, sementara itu kue dadar merupakan objek langsung)

Ika sedang membuat kue dadar untuk Ibu (membuat merupakan kata kerja, sementara itu kue dadar merupakan objek langsung, sementara untuk Ibu merupakan objek tak langsung)

c. Klausa keterangan : merupakan klausa yang berfungsi untuk memperluas makna subjek ataupun predikat. Contoh :

Aku membeli baju baru yang harganya murah

Adit sakit sehingga tak bekerja hari ini

d. Klausa pelengkap : merupakan pelengkap tambahan dalam sebuah klausa. Contohnya,

Adikku menjadi seorang pilot

Nah, itulah jenis-jenis klausa yang wajib kamu ketahui. Selamat belajar.