Hendri Ismail
Hendri Ismail
Seorang Mahasiswa Sastra Indonesia yang Hobi Menulis dan Jalan-Jalan.
Feb 2, 2021 3 min read

Jenis-Jenis Kata Ganti Beserta Contoh Kalimatnya

Jenis-Jenis Kata Ganti Beserta Contoh Kalimatnya

Apa itu Kata Ganti? Kata Ganti adalah adalah sebuah kata yang digunakan untuk menggantikan benda atau seseorang yang ditunjuk secara tidak langsung.

Kata Ganti ini seringkali digunakan dalam sebuah kalimat dengan tujuan agar kalimat tersebut menjadi lebih efektif serta tidak bertele-tele.

Secara umum, Kata Ganti memiliki ciri-ciri :

  • terdapat pada posisi objek atau subjek namun tak menutup pula kemungkinannya pada predikat
  • tidak memiliki acuan tetap (tergantung pada apa dan siapa yang dibicarakan), menyesuaikan konteks kalimat.

Baca Juga: Jenis-Jenis Klausa

Jenis Kata Ganti

Nah, berikut ini ada beberapa jenis kata ganti yang biasa digunakan :

1. Kata Ganti Orang

Jenis kata ganti yang pertama adalah Kata Ganti Orang atau biasa disebut dengan pronominal persona. Kata Ganti Orang adalah kata ganti yang digunakan untuk menggantikan kata dengan subjek orang. Kata Ganti ini pun masih dibagi menjadi 2 jenis yakni, Tunggal dan Majemuk.

Kata Ganti tunggal adalah Kata Ganti yang memiliki subjek/objek 1 orang, contohnya: - Kata Ganti Orang Pertama Tunggal : Saya dan Aku - Kata Ganti Orang Kedua Tunggal : Anda, Engkau, Kau dan Kamu - Kata Ganti Orang Ketiga Tunggal : Dia, Ia, dan Beliau

Sementara itu, Kata Ganti Jamak adalah Kata Ganti yang memiliki Subjek/objek yang melebihi 1 orang, contohnya : - Kata Ganti Orang Pertama Jamak : Kami dan Kita - Kata Ganti Orang Kedua Jamak : Kalian - Kata Ganti Orang Ketiga Jamak : Mereka

Baca Juga: Jenis-Jenis Kata Depan

2. Kata Ganti Penanya

Jenis kata ganti kedua adalah Kata Ganti Penanya. Kata Ganti Penanya sendiri adalah Kata Ganti yang berfungsi untuk “menanyakan” waktu, tempat atau situasi / keadaan tertentu. Contohnya : - Kata Ganti waktu : kapan - Kata Ganti tempat : di mana, ke mana - Kata Ganti Orang : Siapa, Apa - Kata Ganti Situasi : Bagaimana, mengapa, kenapa

3. Kata Ganti Petunjuk

Kata ganti ini seringkali digunakan untuk menunjuk suatu lokasi atau benda tertentu. Contohnya : sana, sini, situ, ke sana, ke sini, ke situ, di sana, di sini, di situ, ini, itu, di, dari, ke, pada, dan lain sebagainya.

4. Kata Ganti Penghubung

Jenis kata ganti ini merupakan Kata Ganti yang digunakan untuk menghubungkan induk serta anak kalimat agar kalimat tersebut serasi dan saling berhubungan. Contoh Kata Ganti Penghubung ini adalah : yang, dan, pada, serta.

Contoh kalimat : - Ibu sedang memasak makanan yang sangat lezat.

Baca Juga: Jenis-Jenis Kata Serapan

5. Kata Ganti Milik

Kata ganti ini merujuk pada kepunyaan seseorang. Contohnya, -mu, -ku, -nya. Kata Ganti ini biasanya ditulis mengikuti kata utama. Misalkan, makananku, Minumanku, dan lain sebagainya.

Contoh kalimat : - Aku menaruh tasku di meja kamar.

6. Kata Ganti Tak tentu

Kata Ganti ini biasanya merujuk pada sebuah objek yang informasinya belum diketahui secara jelas/pasti. Contoh Kata Ganti ini adalah kata : Seseorang, Siapapun, Barangsiapa, Sesuatu dan Para.

Contoh kalimatnya : - Cika memberitahuku bahwa ada seseorang yang selalu mengamatimu.

Kesimpulan

Itulah beberapa jenis kata ganti yang wajib untuk kamu ketahui. Penggunaan Kata Ganti tersebut memiliki tujuan serta arti tertentu sehingga tak bisa digunakan secara sembarangan agar nantinya tak menimbulkan multitafsir atau makna yang berbeda.