Hendri Ismail
Hendri Ismail
Seorang Mahasiswa Sastra Indonesia yang Hobi Menulis dan Jalan-Jalan.
Mar 3, 2021 3 min read

Jenis-Jenis Kata Serapan: Penjelasan dan Contohnya

Jenis-Jenis Kata Serapan: Penjelasan dan Contohnya

Salah satu materi Bahasa Indonesia yang pastinya pernah kita pelajari adalah Kata Serapan.

Apa itu Kata Serapan?

Kata Serapan sendiri merupakan hasil peng-integrasian kata yang merupakan Bahasa lain ke dalam Bahasa Indonesia tanpa mengalami perubahan arti dan pengucapannya disesuaikan dengan masyarakat Indonesia itu sendiri.

Kata Serapan ini sendiri memiliki fungsi untuk memperkaya kosa kata bahasa kita.

Ada beberapa ciri-ciri Kata Serapan, di antaranya adalah memiliki makna tunggal dan tidak memiliki sinomin atau antonim.

Kata Serapan ini juga dibedakan menjadi beberapa jenis.

Berikut, beberapa jenis kata serapan yang harus kamu ketahui :

Berdasarkan Bahasa Asal

Kata Serapan bukan hanya berasal dari Bahasa Asing dari luar negeri saja lho, melainkan bisa dari Bahasa Daerah pula.

Contoh kata serapan yang berasal dari Bahasa Asing adalah : Amatir (Bahasa Belanda), Algojo (Bahasa Portugis), Aktor (Bahasa Inggris) serta Almanak (Bahasa Arab).

Sementara itu, kata serapan yang berasal dari Bahasa Daerah antara lain : Lugu (Bahasa Jawa), Meriang (Bahasa Sunda) serta Acuh (Bahasa Minangkabau).

Baca Juga: Jenis Kata Depan

Berdasarkan Proses Penyerapan Bahasa

Kata serapan yang selanjutnya adalah ditilik berdasarkan proses penyerapan bahasanya. Di antaranya adalah :

1. Adopsi

Kata serapan berdasarkan prosesnya yang pertama adalah Adopsi. Dalam Adopsi ini proses penyerapan katanya terjadi secara penuh atau menyeluruh tanpa adanya perubahan sama sekali dalam penulisan kosa katanya.

Bahasa Asing tersebut tak akan mengalami perubahan saat terserap ke dalam Bahasa Indonesia. Ada banyak sekali kata pada kata serapan berdasarkan Proses Adopsi ini yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya: Hotdog, Laptop, Internet, Formal, Editor dan lain sebagainya.

2. Adaptasi

Jenis kata serapan yang kedua berdasarkan prosesnya adalah Adaptasi. Berbeda dengan Adopsi, kata serapan yang terbentuk melalui proses Adaptasi ini mengalami beberapa perubahan dalam penulisan kosa katanya yang disesuaikan dengan Kaidah Bahasa serta EYD.

Sementara itu, maknanya sendiri tetaplah sama.

Misalnya, kata Communication dalam Bahasa Inggris berubah menjadi Komunikasi, Kata Position yang juga merupakan Bahasa Inggris berubah menjadi Posisi, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Jenis-Jenis Kata

3. Terjemahan

Kata serapan yang ketiga adalah Kata Serapan terjemahan.

Berbeda dengan Adopsi dan Adaptasi, kata serapan jenis ini merupakan arti dari sebuah Bahasa Asing yang telah diubah sepenuhnya ke dalam Bahasa Indonesia.

Terdapat perubahan penulisan kosa kata secara total. Namun, maknanya tetaplah sama. Intinya, dalam Terjemahan ini yang diambil hanyalah maknanya saja.

Contohnya : Problem (Masalah), Try (Coba), Eat (Makan), dan Schedjule (Jadwal).

4. Kreasi

Kata serapan keempat adalah Kata Serapan Kreasi. Dalam Kreasi ini maka tidak ada tuntutan persamaan bentuk fisik pada kosa kata tersebut.

Misalnya, jika Bahasa Asli terdiri dari 1 kata maka, dalam Bahasa Serapannya diperbolehkan menggunakan 2 kata atau lebih.

Contohnya, kata Sparepart yang berarti Suku Cadang dan kata effective yang berarti Berhasil Guna.

Baca Juga: Jenis Kata Ganti

Kesimpulan

Itulah beberapa jenis kata serapan yang harus kamu ketahui.

Penggunaan Kata Serapan tersebut akan semakin mempermudah kita dalam pengucapannya lantaran memiliki pengucapan yang lebih sedikit, adanya konotasi yang sesuai serta tidak terlalu memiliki banyak sinonim atau persamaan kata.

Selain contoh yang disebutkan di atas, masih ada banyak sekali contoh Kata Serapan berdasarkan jenisnya masing-masing.

Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat ya.